Senin, 22 Juli 2013

Balonku Ada Tiga

Balonku ada tiga...
merah, kuning, hijau...
meletus balon merah... dor!
hati jadi biru.
meletus balon biru... dor!
hati jadi hijau.
meletus balon hijau... dor!
hati jadi kondom...

Bulukumba, 21 Juli 2013

Sabtu, 20 Juli 2013

Jokowi

Senyum ikhlas, budi luhur, Tingkah gesit, gerak cekatan
Pribadi sederhana, merakyat
tokoh bagai jarum ditumpukan jerami
dinegeri samudera harapan.

Rindu rasanya memeluk gunung
Yang penuh akan sumber inspirasi
Hati siapa
Yang tak merindukanya

Oh jokowi….
Rindu rasanya engkau
Berenang di air mata, melawan ombak penderitaan
Di tanah panrita lopi.
*Bulukumba, 17 Juli 2013*




Raja Titipan

Malam ini aku belum melihatnya
Munkin lari dari tangisan malam
Lari dari sikir bintang-bintang
Bersembinyi dalam selimut kegelapan

Oh Negeri seribu harapan
Negeri akan surga harapan
Tergulung ombak keputus asaan
Akan raja-raja titipan

Tidakkah engkau mendengar
Nyayian jalanan itu.
Nyayian akan nada-nada sumbang penuh pengharapan
yang hancur tersapu gelombang keputus asaan.

Anggur-anggur dari perut tanah kelahiranya, Engka hisap
Terbakar, Melayang, 
Dari gigi-gigi mesin peradaban
Hancur menguap diperut monster besi, dan justru nyawa-nyawa negerimu mengantri

Langit menangis
Bumi tertawa
Rumput bergoyang
Ombak menari

Alasan kemajuan, justru kemunduran
Alasan kedikjayaan justru kemalaratan
Alasan perubahan justru kehancuran
Alasan kebahagiaa justru tetesan air mata

Oh. Raja-raja titipan
Liatlah pohon yang kau tanam dengan kecerdasanmu
Berbuahkan penderitaan
Dinegeri  cerminan  surga

Oh raja-raja titipan
Tidakkah nuranimu bersikir
Akan buah kecerdasanmu
Atau, nuranimu berpesta pora diatas tulang-tulangnya

Ataukah …Nuranimu berpikir
mereka setidaknya memiliki sebatang racung
yang dihisap nikmat
Yang siap membunuh bilik-bilik kehudupannya.

*Bulukumba, 17 Juli 2013*